☰ Di halaman ini
Yang biasanya salah
- Project kuliah hidup di grup chat dan repositori pribadi, lalu lenyap di akhir semester.
- Dosen tidak punya cara melihat siapa berkontribusi apa tanpa membaca setiap commit.
- Mahasiswa belajar Git tetapi tidak pernah melihat spesifikasi ditelusuri ke requirement, test, lalu rilis.
Bagaimana Oprex menanganinya
🎓 Satu workspace per kelas
Grup dan project mencerminkan fakultas, mata kuliah, dan tim — dengan akses per project sehingga antar-angkatan tidak saling membaca pekerjaan.
🔌 Tersambung ke repo yang sudah dipakai
Tautkan repositori GitLab atau GitHub ke project supaya commit, pipeline, dan rilis sejajar dengan requirement yang diimplementasikan.
✨ AI sebagai alat bantu mengajar
Mahasiswa menyambungkan Claude Code atau Cursor ke project lewat MCP dan melihat agen bekerja berdasarkan spesifikasi nyata.
Seperti apa alurnya
| Langkah | Yang terjadi |
|---|---|
| Buat grup per mata kuliah | Satu namespace, satu tempat untuk project setiap tim. |
| Mahasiswa membentuk tim project | Undang lewat email; keanggotaan menentukan apa yang bisa dilihat tiap mahasiswa. |
| Jalani siklus penuh | Spesifikasi, requirement, test case, bug, rilis — objek yang sama dengan yang dipakai perusahaan. |
| Nilai dari bukti | Aktivitas, cakupan, dan riwayat rilis menggantikan tebak-tebakan "siapa yang mengerjakan?". |
Sekolah dan kampus terverifikasi mendapat paket gratis yang diperluas — lebih banyak project, penyimpanan lebih besar, anggota tak terbatas. Lihat Program Kampus & PDC, atau hubungi kami dan kami siapkan.
Use case lain
Mulai gratis, hari ini
Workspace pribadi dibuat begitu Anda masuk. Tiga project, lifecycle lengkap, AI, dan MCP sudah termasuk — tanpa kartu, tanpa sales call.
Mulai gratis Lihat harga